Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo mewisuda sebanyak 591 mahasiswa dari berbagai program studi.
Wisuda yang digelar secara luring drive thru dipusatkan di Auditorium kampus setempat, Sabtu (23/10/2021).
Tehnisnya wisudawan diantar keluarganya menggunakan mobil, kemudian turun dan masuk ke panggung utama untuk menerima ijazah dan memindahkan kucir dari Rektor Univet.
Dari ratusan wisudawan yang menjadi perhatian adalah hadirnya Leoni Ratri Oktila atlet bulutangkis NPC yang meraih 2 medali emas dan satu perak pada paralimpiade Tokyo.
Leani Oktila merupakan mahasiswa prestasi yang ikut diwisuda dari program studi S2 Magister Pendidikan Bahasa Indonesia.
Rektor Univet Bantara Sukoharjo Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum mengatakan bersyukur wisuda dapat berjalan lancar kendati masih berada ditengah pandemi yang masuk PPKM level 2.
“ Ya, kami bersyukur wisuda ditengah pandemi tetap berlangsung ditengah PPKM level 2, dan kami berani menggelar wisuda dengan luring meski tetap menggunakan konsep drive thru,” ungkap Farida.
Bahkan hadirnya Leoni Ratri sebagai wisudawan dan atlit paraolimpic yang telah berhasil meraih medali emas juga mengundang perhatian dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menpora Zaenudin Amali, Bupati Kampar, dan tidak ketinggalan semua civitas akademika Univet Bantara Sukoharjo memberikan ucapan selamat dan merasa bangga atas prestasi yang telah di raihnya sehingga bisa mengharumkan nama Univet Bantara Sukoharjo dan juga bangsa Indonesia.
“ Sebetulnya pak Joko Wi juga ingin memberikan ucapan langsung kepada leani melalui virtual, namun terkendala komunikasi,” ujarnya.
Lebih lanjut Rektor Univet Bantara Sukoharjo itu juga mengungkapkan bagi mahasiswa berprestasi seperti Leoni Ratri dan yang lainnya yang telah membawa nama baik Univet Bantara Sukoharjo ke kancah nasional maupun internasional memberikan reward bebas biaya pendidikan.
“ Tidak hanya Leani, kepada mahasiswa lain yang mampu berprestasi kami tetap memberikan reward,” tukasnya.
Sementara itu Leani Ratri mengaku tidak menyangka ditengah kesibukanya menjalani pelatnas sebagai persiapan menghadai Paralimpiade akhirnya dapat juga menyelesaikan kuliah.
“ Tidak menyangka sih, akhirnya kami selesai juga kuliah dan ikut diwisuda. Karena itu kami berpesan kepada para mahasiswa yang lain, meski masih berada di tengah pandemi, harus tetap semangat dalam menjalani kuliah,” tambah Leani.
Ketua Yayasan Veteran Bambang Margono mengaku bangga sebab wisuda kali ini banyak menerima ucapan selamat dari para pejabat daerah sampai kementerian yang mana salah satu wisudawan adalah peraih medali emas pada ajang kompetisi paralimpic yaitu leoni Ratri dari prodi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia.
“ Jelas sangat membanggakan Univet banyak melahirkan mahasiswa berprestasi yang memperkuat Indonesia di Paralimpiade,” ujar Bambang.
Adapun mahasiswa lulus cumlaud dari Prodi Magister Pendidikan diraih oleh Dimas Wahyu Kusumo dan Ari Wibowo masing meraih IPK 3,72.
Sedang Cumlaude pada Prodi S1 Ekonomi Manajemen diraih oleh Anggun Meira Bella dengan IPK 3,95.
Mahasiswa yang lulus termuda usia Desti Nurmaningsih 20 tahun 9 bulan 23 hari dari Prodi PGSD, dan mahasiswa lulus dengan usia tertua Sugimin 51 tahun 4 bulan 23 hari dari Prodi Pendidikan Biologi.